Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

IKAN MARU ATAU CHANA ALIAS GABUS HIAS

IKAN MARU ATAU CHANA ALIAS GABUS HIAS

Ikan Chana atau gabus ini menyebar mulai dari Indonesia sampai Thailand selatan. Soal ukuran tubuh, biasanya mampu tumbuh hingga 65 cm. ikan Channa Marulioides cukup sering terdengar  di telinga pecinta ikan hias di Indonesia. Apalagi ia punya ciri khas yaitu coraknya yang mirip seperti bunga teratai.

Ikan maru memiliki ciri-ciri fisik yang terbagi ke dalam tiga fase kehidupannya. Fase pertama adalah ketika maru masih kecil dan berukuran 3-10 cm. Mereka akan terlihat kebiruan. Fase kedua adalah saat maru berukuran 10-30 cm, ditandai dengan perubahan warna kulit menjadi cokelat dan perut putih, mirip ikan gabus biasa (Channa striata). Fase ketiga adalah ketika maru dewasa dan mencapai ukuran 40-100 cm. Warna aslinya yang kekuningan akan mulai tampak.

Pada fase dewasa ini (usia 1,5 tahun), ikan maru akan mengeluarkan corak hitam dengan pinggiran putih di sisiknya (bunga). Semakin tua maru, semakin banyak coraknya. Corak dan warna maru berbeda-beda tergantung lokasinya.

 

IKAN MARU ATAU CHANA ALIAS GABUS HIAS


Ikan maru yang sedari kecil hidup di sungai-sungai atau rawa-rawa di Kalimantan, ketika dewasa akan memiliki warna orange kemerah - merahan dan hitam yang tegas di tubuhnya. Hal ini disebabkan karena di Kalimantan banyak terdapat lahan gambut yang membuat Ph air di sungai-sungai di Kalimantan menjadi rendah, selain itu warna maru juga dipengaruhi oleh adanya tanaman kelakai yakni semacam tanaman pakis yang tumbuh di pinggiran danau di Kalimantan, ketika musim kemarau tanaman tersebut akan mati mengering, setelah musim penghujan tiba tanaman kelakai kering tersebut masuk kedanau karena luapan air danau, sehingga menjadikan Ph air rendah, bahkan warna danau akan menjadi kemerahan. Hal ini berpengaruh terhadap warna ikan yang hidup di sana, Tak hanya maruliodes bahkan ikan lain seperti arwana, datz, dan botiapun pun warnanya menjadi kemerahan akibat habitat tersebut.

Ikan channa maru bisa tumbuh maksimal sampai 65 cm, jadi wajib bagi mereka tinggal di akuarium yang cukup besar. Ikan Maru yang dijual di pasaran biasanya berukuran 40 cm-an, jadi disarankan Anda memiliki akuarium sepanjang minimal 2 meter untuk menampung ikan besar ini. Semakin besar akuarium, akan akan semakin baik untuk maru Anda. Beberapa penghobi memilih memelihara ikan maru di kolam. Pada dasarnya, ikan maru akan hidup lebih bahagia dan sehat jika mereka hidup di lingkungan yang luas dan bersih.

Catatan bagi yang ingin memelihara ikan ini usahakan agar memberikan tutup pada atas aquarium, karena ikan Maru memiliki sifat yang suka meloncat. Berdasar dari pengalaman, ikan saya berulang kali loncat keluar tank. Tetapi seiring bertumbuh besar ikan ini akan lebih jarang meloncat.

IKAN MARU ATAU CHANA ALIAS GABUS HIAS

Sebagai ikan predator, ikan maru adalah karnivora yang bisa memakan banyak hewan, mulai dari ikan kecil, jangkrik, ulat Hong Kong, cacing sutra, dan lainnya. Beberapa aquarist menyarankan untuk tidak memberikan pakan berupa ikan nila yang sudah tajam siripnya karena itu bisa melukai ikan dan bahkan bisa menyebabkan kematian.Ikan maru kecil bisa diberi makan cacing darah, cacing tanah kecil, udang cincang, dan sejenisnya, sementara ikan dewasa bisa memakan potongan daging ikan, udang/urang, kerang, dan lainnya.